Sosial Media
0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Kesbangpol Sulbar Perkuat Sinergi Forkopimda: Ancaman Stabilitas Jadi Fokus Utama

    6 min read

     


    "Di tengah hembusan angin politik pasca-Pemilu yang masih bergema, Kepala Kesbangpol Sulawesi Barat Muh. Darwis Damir bertemu Ketua DPRD Amalia Fitri Aras, Jumat (9/1/2026), untuk jalin sinergi Forkopimda guna deteksi dini ancaman stabilitas sosial-politik di daerah."


    Mamuju, TOKATA.id – Seperti jembatan yang kokoh di atas sungai deras dinamika daerah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulawesi Barat, Muh. Darwis Damir, bersama Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional Audy Murfi Syarifuddin, melakukan koordinasi intensif dengan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat Amalia Fitri Aras, sekaligus unsur Forkopimda—di ruang kerjanya, Jumat (9/1/2026). Hadir pula Sekretaris Dewan Arianto, pertemuan ini jadi panggung strategis membangun harmoni antar-pimpinan daerah menghadapi guncangan sosial-politik yang kian nyata.

    Muh. Darwis Damir tegas menekankan penguatan hubungan kelembagaan Forkopimda. "Koordinasi ini krusial agar kita responsif terhadap isu strategis yang mengancam stabilitas sosial, politik, dan pemerintahan," katanya. "Setiap potensi masalah harus ditangani bersama, demi Sulbar aman dan kondusif—tak boleh ada celah untuk friksi."

    Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), diatur Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2022, memang lahir untuk itu: koordinasi urusan pemerintahan umum, pemantauan kebijakan, pengambilan keputusan darurat, serta deteksi-cegah-penanganan dini ancaman. Di Sulbar, yang rawan isu etnis, sumber daya alam, dan polarisasi pasca-Pemilu, peran ini makin kritis, fasilitasi antarinstansi, harmonisasi penyelesaian masalah aktual, hingga keselarasan pembangunan publik.

    Audy Murfi Syarifuddin menambahkan dimensi kewaspadaan. "DPRD punya peran sentral bangun sistem deteksi dini tangguh. Legislatif harus jadi tulang punggung kebijakan daerah yang anti rapuh," ujarnya, soroti urgensi di tengah tantangan seperti konflik lahan dan ketimpangan ekonomi.

    Amalia Fitri Aras menyambut hangat. "Inisiatif ini langkah tepat perkuat sinergi Forkopimda, jaga stabilitas sekaligus pacu pembangunan," katanya. Pertemuan ditutup komitmen komunikasi intensif, wujudkan pemerintahan responsif di Provinsi Sulawesi Barat yang kian dinamis. (*/Rigo Pramana)

    Komentar
    Additional JS