Sosial Media
0
News
    Home Digital Humas Kominfopers Sulbar Mamuju Pemberitaan Subar

    Pilar Tumbuh Sulbar Digital: Dari Petani ke ASN, Ridwan Djafar Targetkan Ekonomi Inklusif 2025

    6 min read

     


    "Usai dilantik kembali, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosandi) Sulawesi Barat Muhammad Ridwan Djafar langsung menggeber visi "Sulbar Digital" melalui tiga pilar utama: Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga, dengan fokus 'Tumbuh' yang menjanjikan lompatan ekonomi digital, tapi masih diuji capaian kompetensi ASN rata-rata "baik" di 2,76 poin tahun 2025."


    Mamuju, TOKATA.id — Seperti kapten kapal yang kembali berlayar di lautan digital, Kepala Diskominfosandi Sulawesi Barat Muhammad Ridwan Djafar, pasca-pelantikan ulang, langsung mengarahkan kompas ke "Sulbar Digital". Visi ambisius ini bertumpu pada tiga pilar kokoh: Terhubung untuk infrastruktur jaringan merata, Tumbuh guna dorong ekonomi inklusif, dan Terjaga demi keamanan siber yang tangguh.

    Pilar Tumbuh menjadi sorotan utama, dengan misi tegas mendorong produktivitas ekonomi berbasis digital di sektor strategis: pertanian, perikanan, pariwisata, UMKM, hingga ekonomi kreatif. "Transformasi digital bukan sekadar tren, tapi senjata nyata untuk angkat kesejahteraan masyarakat. Teknologi harus meresap ke sektor unggulan daerah, bukan hanya jadi pajangan," tegas Ridwan Djafar, Minggu (20/12/2025).

    Tak hanya ekonomi, pilar ini juga mengukuhkan SDM digital. Tahun 2025, Pemprov Sulbar catat prestasi gemilang: partisipasi 98,8% dari 11.869 ASN dan non-ASN dalam pengukuran kompetensi digital, raup nilai rata-rata 2,76—predikat "baik". Sulbar jadi provinsi pionir di Indonesia yang ukur seluruh pegawai, termasuk eselon II, sinyal keseriusan tingkatkan layanan publik.

    "Dengan skor 2,76, kita bisa identifikasi celah pengembangan. Tantangannya: naikkan ke 'sangat baik' agar SDM Sulbar tak kalah saing di era gig economy," ujar Ridwan kritis. Ia tekankan, "Kami ciptakan aparatur adaptif, kompetitif, yang gali peluang ekonomi digital secara berkelanjutan—bukan cuma ikut arus, tapi pimpin gelombangnya."

    Langkah ini krusial di tengah disparitas digital Sulbar yang masih timpang antar kabupaten. Kritik tajam: tanpa eksekusi tegas, pilar Tumbuh berisiko jadi jargon kosong, sementara kompetensi ASN butuh pelatihan intensif agar tak tertinggal kompetitor nasional. Ridwan janji, 2026 jadi momentum percepatan. (*/Rigo Pramana)

    Komentar
    Additional JS