Sosial Media
0
News
    Home Dishub Sulbar Mamuju Natalan Operasi Lilin Posko Nataru Sulbar Tahun Baru Terminal

    Pemantauan Awal Nataru Sulbar: Kendaraan Aman, Pemudik Diwanti-wanti Patuhi Aturan

    7 min read

     


    "Di bawah arahan tegas Gubernur Suhardi Duka, Dinas Perhubungan Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar pemantauan awal Posko Terpadu Arus Mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) pada Kamis (18/12). Enam titik posko tersebar siaga memastikan moda transportasi laik jalan, meski pengamat menyoroti risiko kecelakaan lalu lintas yang kerap melonjak saat libur panjang."


    Mamuju, TOKATA.id – Langkah preventif Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kian nyata: pemantauan awal Posko Terpadu Arus Mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) digeber Kamis (18/12), langsung di bawah komando Gubernur Suhardi Duka. Arahan ini tak main-main—memastikan setiap bus, truk, dan angkutan umum laik jalan, aman dilalui pemudik yang bakal membanjiri jalanan Sulbar.

    Posko Terpadu Nataru, sebagai jantung pengendalian transportasi, tak sekadar pusat pantau. Ia dirancang merajut koordinasi rapat antar pemangku kepentingan: dinas, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), hingga operator angkutan. Tujuannya jelas: angkutan Nataru selamat, aman, nyaman, dan sehat—hindari tragedi mudik yang kerap berujung duka.

    Kepala Dinas Perhubungan Sulbar, Amir A. Dado, menegaskan ini tindak lanjut rapat sebelumnya. “Ini lanjutan pertemuan intensif, sekaligus verifikasi langsung kesiapan posko,” tegasnya saat memimpin inspeksi.

    Kolaborasi ketat dengan BPTD Kelas III Sulbar jadi senjata utama. “Kami ramp check bus-bus malam ini. Alhamdulillah, nol pelanggaran—semua kendaraan laik operasi, demi kenyamanan dan keselamatan penumpang,” lapor Amir, menekankan standar ketat yang wajib dipenuhi.

    Namun, nada kritis Amir tak berhenti di situ. Ia menggebrak imbauan ke masyarakat: prioritaskan keselamatan! “Gunakan angkutan resmi, patuhi rambu lalu lintas, cek kesehatan dulu sebelum mudik. Pengemudi umum maupun pribadi: pastikan kendaraan prima. Keselamatan nomor satu, agar Nataru lancar tanpa korban,” potongnya tegas.

    Sementara itu, Kepala BPTD Kelas III Sulbar, Ahmad Rezy Setiawan, ungkap detil operasional. “Posko aktif 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, di enam titik strategis: Terminal Simbuang, Jembatan Timbang Paku, Beru-Beru, Terminal Tipalayo, Sarjo, plus UPPKB sebagai rest area. Pemudik jarak jauh, singgah istirahat—jangan gegabah!” serunya.

    Pemantauan ini didampingi Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Muh. Akbar Atjo. Di tengah euforia libur, langkah ini kritis: data Korlantas Polri catat kecelakaan mudik Nataru tahun lalu capai ribuan kasus nasional, mayoritas akibat kendaraan tak laik dan kelalaian pengemudi. Sulbar tak boleh jadi statistik duka. (*/Rigo Pramana)

    Komentar
    Additional JS