Inflasi Mengintai: Dinsos Sulbar Dorong Sinergi Pusat-Daerah Jaga Daya Beli Masyarakat Rentan
"Plt Kepala Dinas Sosial Sulawesi Barat (Kadinsos Sulbar) Abdul Wahab Hasan Sulur menegaskan peran strategis dinsos dalam meredam inflasi nasional melalui bantuan sosial tepat sasaran, saat mengikuti Rakornas daring Kemendagri, Senin (29/12). Di tengah ancaman lonjakan harga pokok menjelang pergantian tahun, ia mendesak kolaborasi lintas sektor agar kebijakan tak sekadar wacana."
Mamuju, TOKATA.id – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat (Plt Kadinsos Sulbar) Abdul Wahab Hasan Sulur aktif mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual, Senin (29/12). Kegiatan ini melibatkan seluruh pemerintah daerah di Indonesia, dengan fokus memperkuat sinergi pusat-daerah guna membendung laju inflasi, terutama saat momen tutup tahun yang rawan gejolak harga.
Rakornas membahas strategi konkret: pengendalian harga barang pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula, serta langkah antisipatif menjaga daya beli masyarakat. Namun, di balik arahan pusat, tantangan nyata di daerah seperti Sulbar tetap menuntut eksekusi lapangan yang presisi—termasuk distribusi bantuan sosial yang tak boleh terhambat birokrasi.
Plt Kadinsos Sulbar menyoroti peran dinsos sebagai benteng stabilitas sosial. "Dinsos berperan krusial menjaga keseimbangan sosial dengan memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Masyarakat rentan harus tetap mampu menjangkau kebutuhan dasar, meski harga berombak liar," tegas Abdul Wahab dalam rakor tersebut.
Lebih jauh, ia mengkritisi pendekatan sektoral yang terkotak-kotak. "Pengendalian inflasi bukan urusan satu pintu. Diperlukan koordinasi rapat antara pemerintah pusat, daerah, dan perangkatnya agar kebijakan tak menguap di udara, tapi benar-benar terasa di kantong rakyat," tambahnya, menekankan urgensi kolaborasi yang selama ini sering jadi titik lemah.
Pasca-rakor, daerah diinstruksikan menindaklanjuti dengan aksi konkret: optimalisasi program bantuan sosial, penguatan basis data penerima manfaat, dan monitoring harga real-time. Dinsos Sulbar berkomitmen all-out mendukung agenda ini, sejalan visi-misi Gubernur Suhardi Duka dan Wagub Salim S. Mengga soal pengentasan kemiskinan serta perlindungan sosial berkelanjutan. Upaya ini diharap jadi tameng efektif bagi kesejahteraan warga Sulbar di tengah badai ekonomi. (*/Rigo Pramana)
