Sosial Media
0
News
    Home BPBD Sulbar Kebakaran hebat Mamasa Sulbar

    Api Melahap Minake Mamasa: Luka, Rusak Berat, dan Koordinasi Darurat

    6 min read



     " Malam Minggu lalu, api akibat dugaan korsleting listrik melahap lima rumah warga dan pastori gereja di Lingkungan Minake, Desa Minake, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Dua warga luka ringan, 28 jiwa dari delapan kepala keluarga mengungsi ke rumah saudara, sementara BPBD Sulbar dan Mamasa berkoordinasi cepat atas arahan Gubernur Suhardi Duka."


    Mamasa, TOKATA.id - Bara api yang menyala ganas di kegelapan malam Minggu (1/12/2025) pukul 23.30 WITA, diduga dipicu korsleting listrik, telah menelan lima unit rumah warga hingga rusak berat dan merembet ke ruang pastori sebuah gereja di Lingkungan Minake, Desa Minake, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa. Peristiwa ini kembali menyoroti kerentanan instalasi listrik usang di pedesaan, yang kerap jadi pemicu bencana serupa tanpa pengawasan ketat.

    Dua korban luka ringan langsung mendapat perawatan awal di fasilitas kesehatan terdekat. Sebanyak 28 jiwa dari delapan kepala keluarga terdampak terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat, meninggalkan puing-puing hangus yang menyisakan duka dan kehilangan.

    Kalaksa BPBD Mamasa Gusti Harmiawan buru-buru mengerahkan tim untuk pendataan korban dan kerusakan, koordinasi lintas sektor, serta pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi seperti makanan, air bersih, dan tempat tinggal darurat. "Kami prioritaskan keselamatan dan pemulihan cepat," tegasnya.

    Plt Kalaksa BPBD Sulawesi Barat Muhammad Yasir Fattah, Senin (15/12/2025), menegaskan koordinasi intensif dengan BPBD Mamasa. "Penanganan mengikuti arahan Gubernur Suhardi Duka: utamakan keselamatan warga, percepat respons darurat, dan salurkan bantuan logistik secepatnya," ujarnya.

    Kritik muncul atas minimnya upaya preventif; data BPBD Sulbar catat puluhan kebakaran serupa akibat korsleting sepanjang 2025. Pemerintah daerah kini didesak perketat inspeksi listrik untuk cegah pengulangan tragedi. (*/Rigo Pramana)

    Komentar
    Additional JS