Efisiensi Anggaran Sulbar, Layanan Publik Tidak Dihentikan
Mamuju, TOKATA.id – Plt. Kepala Biro Pemkesra Setprov Sulawesi Barat, Murdanil, menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak berarti pemerintah menghentikan layanan dan bantuan kepada masyarakat.
“Kondisi fiskal Sulawesi Barat saat ini memang menghadapi tekanan berat. Ruang fiskal kami menyempit akibat berkurangnya dana transfer dari pusat, serta kebijakan pengetatan anggaran nasional. Dalam situasi ini, pemerintah provinsi mesti berhati-hati dan bijak dalam menentukan prioritas penganggaran,” ujarnya, Rabu (15/10).
Pernyataan tersebut merespons arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur, Salim S. Mengga, agar layanan publik tetap diberikan secara optimal meski dengan keterbatasan anggaran.
Murdanil menegaskan, “Efisiensi bukan berarti menghentikan bantuan, melainkan menyesuaikan skala prioritas. Fokus anggaran harus nyata diarahkan pada kebutuhan mendesak, seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, serta penguatan ekonomi rakyat.”
Langkah strategis ini diharapkan mampu menjaga keberlangsungan program penting sekaligus menekan pemborosan anggaran tanpa mengurangi perhatian pada kesejahteraan masyarakat Sulbar. (*/Rigo Pramana)
