Sosial Media
0
News
    Home Advertorial Daerah Ekonomi Sulbar

    Darwis Damir Pastikan Prioritas Pembangunan Sulbar 2026 Sejalan dengan Nasional

    6 min read

     


    Mamuju, TOKATA.id  Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida) Sulawesi Barat, Darwis Damir, melakukan supervisi perencanaan pembangunan tahun 2026 bersama pejabat fungsional perencana. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kepala Bapperida, Junda Maulana, untuk memastikan prioritas pembangunan seluruhnya sesuai kebutuhan masyarakat, visi misi pemerintah daerah, program prioritas nasional, serta hasil kunjungan kerja Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, di beberapa kementerian dan lembaga di Jakarta.

    Dalam pengawasan tersebut, Darwis Damir mengungkapkan keberhasilan gubernur beserta rombongan membawa alokasi anggaran lebih dari Rp1 triliun dari APBN ke Sulawesi Barat. Dana ini akan digunakan untuk sektor kesehatan, pendidikan, sosial, serta digitalisasi layanan publik.

    “Alhamdulillah, kunjungan kerja selama dua hari yang dipimpin Bapak Gubernur dan didampingi Kepala Bapperda serta OPD terkait, menghasilkan anggaran lebih dari Rp1 triliun. Dana tersebut sangat penting untuk bidang kesehatan, pendidikan, sosial, dan transformasi digital layanan publik," jelas Darwis pada Senin (29/09).

    Dia menegaskan, supervisi ini krusial untuk menjaga keselarasan dan efektivitas perencanaan pembangunan daerah yang nantinya akan dituangkan dalam Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), sesuai visi misi Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga.

    “Supervisi perencanaan ini kami laksanakan agar rencana daerah selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah Nasional (RKP) dan visi-misi Pemerintah Provinsi Sulbar,” tambah Darwis.

    Sementara itu, Kepala Bapperida, Junda Maulana, menugaskan Sekretaris Bapperda menyiapkan bahan laporan bagi Gubernur untuk memastikan langkah strategis yang harus dilakukan menghadapi potensi penurunan alokasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026.

    “Kami ingin memastikan seluruh program dan kegiatan perangkat daerah berkontribusi maksimal pada pencapaian kinerja prioritas dan indikator makro pembangunan. Ini tetap harus dijaga, meskipun alokasi dana transfer ke Sulbar berkurang," ujar Junda singkat.

    Kegiatan supervisi ini juga dihadiri pejabat fungsional perencana dari bidang Perencanaan dan Pengendalian Evaluasi Pembangunan Daerah (PPEPD), yaitu Angga Tirta Wijaya dan Farid Fadal. (*/Rigo Pramana)

    Additional JS