BREAKING NEWS

Sulbar Genjot UMKM Lewat Jabatan Fungsional Baru

 


Mamuju, TOKATA.id – Upaya Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka memperkuat UMKM sebagai tulang punggung ekonomi inklusif dan berkelanjutan kian nyata. Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Sulbar memimpin langkah strategis dengan menginisiasi pembentukan Jabatan Fungsional Pengembang Kewirausahaan (JF PKWU).

Inisiatif ini lahir dari ketidaksesuaian lama: pendampingan UMKM selama ini ditangani Pengawas Koperasi, yang tugas utamanya bukan pengembangan wirausaha. "Bidang Koperasi dan UKM, tapi jabatannya hanya pengawas koperasi, padahal tugasnya luas termasuk UMKM," ungkap Sekretaris Dinas Koperindag Sulbar, Andi Purnama. Ia menekankan perlunya perbaikan agar pembinaan tepat sasaran.

Koperindag bergerak gesit. Tim Kementerian UMKM RI melakukan verifikasi lapangan di Mamuju, Kamis (23/4/2026). Hasilnya, disepakati 14 formasi jenjang pertama, 10 jenjang muda, dan 4 jenjang madya—bahkan melebihi usulan awal.

Langkah progresif ini dirangkul berbagai pihak. Kepala Bidang Pengembangan Aparatur BKPSDM Sulbar, Rini Lukita Sari, menyebutnya sebagai penataan SDM aparatur yang selaras dengan kebutuhan riil. "Semoga segera terealisasi, agar penanganan UMKM oleh kompeten sejati," harapnya.

Senada, Ketua Tim Verifikasi Kementerian UMKM, Sobaruddin, mendesak percepatan administrasi. "Segera rampungkan agar aparatur bisa uji kompetensi pasca-rekomendasi Kementerian PANRB," tegasnya.

JF PKWU diharapkan ubah pendampingan UMKM dari umum menjadi spesifik, profesional, dan berdampak nyata—menggerakkan roda ekonomi Sulbar menuju inklusifitas dan keberlanjutan. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar