Bapenda Sulbar Bangun Kapasitas TP2DD, Sasar Transparansi Keuangan
Mamuju, TOKATA.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Barat menggelar capacity building dan asistensi Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2026, sebagai wujud komitmen mengakselerasi transaksi digital di tingkat kabupaten. Acara tiga hari (14-16 April 2026) di Maleo Hotel, Mamuju, ini berkolaborasi dengan Bank Indonesia Perwakilan Sulbar, fokus tingkatkan penginputan dan evaluasi kinerja TP2DD.
Langkah strategis ini mengoptimalkan penilaian championship TP2DD, fondasi predikat kinerja terbaik bagi Satuan Tugas P2DD. Evaluasi akurat diharapkan pacu capaian digitalisasi, transparansi keuangan, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sejalan visi Gubernur Suhardi Duka soal tata kelola akuntabel serta pelayanan merata.
Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menekankan urgensi kegiatan ini. “Melalui capacity building dan asistensi, kami pastikan tim TP2DD se-Sulbar punya pemahaman seragam, input data optimal, akurat, dan tepat waktu,” katanya. Optimalisasi ini kunci dorong digitalisasi yang berdampak nyata pada PAD dan pengelolaan keuangan.
Turut hadir Penata Layanan Operasional Bapenda, Mutmainnah dan Arifuddin, yang aktif dalam asistensi teknis. Sinergi ini diharapkan kuatkan implementasi digitalisasi, bawa efisiensi dan manfaat bagi pembangunan Sulawesi Barat. (*/Rigo Pramana)
