Sosial Media
0
News
    Home Biro Pemkesra Sulbar

    Stabilitas Harga, Jantung Kesejahteraan: Gubernur Sulbar Perketat Pengendalian Inflasi

    3 min read

     


    Mamuju, TOKATA.id - Di ballroom Andi Depu, Lantai 3 Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Selasa siang, para pimpinan perangkat daerah, tim ahli, dan unsur pendukung kebijakan berkumpul. Forum strategis ini bukan sekadar rapat angka-angka dingin, melainkan panggilan untuk menjaga denyut nadi ekonomi rakyat—stabilitas harga kebutuhan pokok yang sering menjadi momok gejolak.

    Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menekankan urgensi pengendalian inflasi sebagai benteng kesejahteraan. "Ini bukan hanya soal statistik, tapi menjaga kemampuan masyarakat menyokong hidup sehari-hari," tegasnya. "Semua perangkat daerah harus bergerak serempak: harga stabil, pasokan lancar, kesejahteraan naik."

    Menyambut arahan itu, Kepala Biro Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Pemkesra) Setda Provinsi, Murdanil, menegaskan kesiapan timnya. "Kami siap jadi perekat sinergi antarlembaga. Forum ini satukan pemahaman dan komitmen, agar manfaat pengendalian inflasi benar-benar meresap ke akar rumput," ujarnya.

    Agenda HLM TPID menyoroti kondisi inflasi terkini, hambatan distribusi barang, hingga respons cepat terhadap lonjakan harga. Pembahasan difokuskan pada koordinasi lintas sektor, intervensi tepat sasaran, serta penguatan ketahanan pangan—seperti memperlancar rantai pasok dan menstabilkan daya beli.

    Pemprov Sulawesi Barat berharap langkah ini lahirkan pengendalian inflasi yang terpadu dan berkelanjutan. Masyarakat pun diundang berperan: dukung program pemerintah, bijak konsumsi, ciptakan harmoni ekonomi bersama. Di tengah hembusan tantangan nasional, Sulbar bangun pertahanan kokoh untuk rakyatnya. (*/Rigo Pramana)

    Komentar
    Additional JS