Sosial Media
0
News
    Home DKPPKB Sulbar

    Kadis Kesehatan Sulbar Pimpin Rapat Strategis Penguatan KIA dan Cek Kesehatan Gratis

    1 min read

     


    Mamuju, TOKATA.id - Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, memimpin rapat internal bersama jajaran Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas, yang dilaksanakan pada Kamis, 5 Maret 2026.


    Rapat yang berlangsung di lingkungan DKPPKB Sulawesi Barat tersebut membahas sejumlah agenda strategis dalam rangka memperkuat layanan kesehatan dasar kepada masyarakat. Fokus utama pembahasan meliputi penguatan program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis, serta penguatan edukasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat.


    Penguatan program-program tersebut merupakan bagian dari akselerasi pencapaian indikator Quick Wins “Sulbar Sehat”, yang menjadi salah satu program prioritas pembangunan daerah yang digagas oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.


    Dalam arahannya, dr. Nursyamsi Rahim menegaskan bahwa layanan kesehatan primer merupakan garda terdepan dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan komitmen seluruh jajaran untuk memastikan program-program prioritas dapat berjalan secara optimal di seluruh kabupaten di Sulawesi Barat.


    “Upaya penguatan kesehatan ibu dan anak harus terus menjadi perhatian bersama, karena indikator ini sangat menentukan kualitas kesehatan generasi mendatang. Begitu pula dengan program cek kesehatan gratis dan edukasi kesehatan yang harus semakin masif dilakukan kepada masyarakat,” ungkapnya.


    Selain itu, rapat internal tersebut juga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program yang telah berjalan, sekaligus merumuskan langkah-langkah percepatan capaian indikator kesehatan di daerah.


    Melalui langkah penguatan koordinasi internal ini, diharapkan seluruh jajaran DKPPKB Sulawesi Barat dapat semakin solid dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya pada layanan kesehatan primer dan komunitas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat Sulawesi Barat.  (*/Rigo Pramana)

    Komentar
    Additional JS