Transparansi Hibah Dana Parpol, Gerindra Sulbar Serahkan LPJ ke Kesbangpol
"Di ruang rapat Graha Nusa yang hangat, Kesbangpol Sulbar dan Gerindra saling tatap: Muh. Darwis Damir minta foto pengurus partai untuk peta publik, sementara Muh. Ashar serahkan LPJ hibah 2025—sinergi krusial menjaga demokrasi Sulbar tetap tegak di 2026."
Diterima Bendahara Umum DPD Gerindra Sulbar, Muh. Ashar, beserta pengurus inti, pertemuan di ruang rapat sekretariat berlangsung penuh dialog tajam. Darwis Damir blak-blakan: silaturahmi ini wujud pembinaan Kesbangpol untuk perkuat komunikasi, dukung pendidikan politik, kesadaran berbangsa, serta tertib laporan bantuan keuangan partai. "Sinergi ini kunci jaga stabilitas politik Sulbar," tegasnya, menyoroti risiko fragmentasi jika koordinasi longgar.
Kritis, Darwis ungkap rencana revolusioner: template struktur kepengurusan partai provinsi dengan foto pengurus (ukuran 20x20 cm) lengkap nama-jabatan, dipajang di Kantor Kesbangpol sebagai pusat data publik. "Masyarakat berhak akses mudah—partai wajib serahkan data segera ke Bidang Politik," desaknya. Langkah ini potensial ubah wajah akuntabilitas politik daerah, hindari bayang-bayang nepotisme.
Muh. Ashar sambut hangat, garisbawahi kemajuan Gerindra Sulbar: kantor milik sendiri sejak 2022 (tak lagi sewa), rapat kerja daerah-nasional termasuk Rakernas Bogor 2025, hingga pendidikan kader di Bukit Safa dengan narasumber Kesbangpol. Organisasi sayap seperti Tidar, PiRa, dan Gembira pun gandrung aktif di masyarakat, difasilitasi kantor partai. Puncaknya, Ashar serahkan LPJ hibah 2025—bukti komitmen transparansi di tengah pengawasan ketat pemerintah.
Darwis tutup kunjungan dengan salam untuk Ketua-Sekretaris Gerindra Sulbar, janji lanjutkan silaturahmi ke partai lain. "Komunikasi produktif pemerintah-elemen politik esensial untuk demokrasi sehat—ini tugas fasilitasi kami," pungkasnya. Di era politik yang rapuh, inisiatif ini jadi obor harapan stabilitas Sulawesi Barat. (*/Rigo Pramana)
