Sosial Media
0
News
    Home BPBD Sulbar Kedaruratan Logistik Mamuju Sulbar

    Pusdalops Sulbar Diperkuat: Siaga Total Hadapi Ancaman Bencana

    2 min read

     


    "BPBD Sulawesi Barat (Sulbar) gencar perkuat Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) atas arahan Gubernur Suhardi Duka, melalui Rakortek teknis Senin (12/1) yang dipimpin dua kepala bidang. Langkah ini jadi benteng krusial di tengah Sulbar yang rentan gempa dan banjir, demi respons bencana cepat dan tepat."

    Mamuju, TOKATA.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), sesuai arahan dan petunjuk Gubernur Sulbar Suhardi Duka untuk memperkuat7 kesiapsiagaan dan respons kebencanaan. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Arnida bersama Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sulbar, Swandy, memimpin Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Tim Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops), diruang rapat kantor BPBD Sulbar, Senin, (12/01).


    Rakortek ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi dan soliditas tim Pusdalops dalam menjalankan fungsi pemantauan, pengolahan data dan informasi kebencanaan, penyampaian peringatan dini, serta dukungan operasional kedaruratan dan logistik secara cepat dan tepat.


    Dalam arahannya, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Arnida menekankan pentingnya kesiapan personel, kejelasan mekanisme komando, serta ketersediaan dan pendataan logistik yang siap digunakan sewaktu-waktu.


    Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Swandy, menegaskan bahwa Pusdalops harus menjadi pusat koordinasi yang mampu mengintegrasikan upaya pencegahan, kesiapsiagaan, dan respons darurat secara terpadu.


    Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menyampaikan bahwa penguatan koordinasi teknis Pusdalops merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan penanggulangan bencana di Sulbar.


    “Pusdalops harus selalu siap siaga, responsif, dan akurat dalam menyajikan data serta informasi kebencanaan sebagai dasar pengambilan keputusan. Koordinasi yang kuat antarbidang menjadi kunci dalam meminimalkan risiko dan dampak bencana bagi masyarakat,” ujar Yasir Fattah.


    Ia menambahkan, BPBD Sulbar akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan sistem informasi, serta optimalisasi sarana dan prasarana pendukung Pusdalops agar penanganan bencana di Sulbar semakin cepat, tepat, dan terkoordinasi. (*/Rigo Pramana)

    Komentar
    Additional JS