Kambing Mandar Melahirkan Rezeki: 134 Ekor Lahir, Sulbar Bidik IKN
"Enam bulan pasca distribusi, bibit kambing bantuan Pemprov Sulbar di Polewali Mandar telah melahirkan 134 ekor dan 276 ekor bunting—bukti nyata keberhasilan program Gubernur Suhardi Duka yang kini menyasar hilirisasi hingga pemasokan ke IKN."
Mamuju, TOKATA.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) tak main-main soal keberlanjutan bantuan peternakan. Monitoring ketat dilakukan pada Minggu (11/01) di Kabupaten Polewali Mandar, memastikan bibit kambing Tahun Anggaran 2025 tak sekadar jadi angka di kertas, tapi tumbuh subur seperti tanah Mandar yang gembala.
Dipimpin Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Sulbar, Hamdani Hamdi, rombongan disambut Andi Afandi Rahman (Kadis Pertanian dan Pangan Polewali Mandar), Akhmad Farid (Sekdisnya), serta Nur Kadar (Kadisbid Peternakan dan Kesehatan Hewan TPHP Sulbar). Di lokasi kelompok penerima, Hamdani tak henti bersyukur: "Alhamdulillillah, enam bulan lalu bibit ini diserahkan, kini 134 ekor lahir dan 276 ekor bunting. Artinya, 25% sudah produktif—dan ini baru permulaan."
Capaian ini selaras dengan visi Panca Daya Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (SDK-JSM). "Program ini bukti nyata: ekonomi petani-peternak naik, sektor pertanian-peternakan bergeliat," tegas Hamdani. Namun, ia kritis, bantuan tak boleh berhenti di penyerahan. "Kita bangun ekosistem hilirisasi terintegrasi pembibitan, penggemukan, pemasaran. Target: swasembada Sulbar, plus jadi sentra bibit untuk Kalimantan Timur hingga Ibu Kota Nusantara (IKN). Potensi lahan dan kebijakan ada; tinggal eksekusi tanpa hambatan birokrasi."
Nur Kadar menimpali tegas: "Pendampingan, monitoring, evaluasi berkala wajib. Biar manfaat jangka panjang, bukan cuma euforia sesaat." Dari grassroot, Ketua Kelompok Tani Pemuda Aribang, Masdar, berbagi cerita hangat: "Syukur besar untuk Pemprov, Gubernur, dan Wagub. Kambingnya sehat, besar—sudah 7 lahir, 9 bunting. Ekonomi kelompok kami melonjak."
Program ini berpotensi ubah wajah peternakan Sulbar: dari populasi melonjak, hingga hilirisasi kompetitif antarwilayah. Tantangan? Pastikan rantai pasok tak putus, agar mimpi sentra kambing tak jadi fatamorgana. (*/Rigo Pramana)
