Sidak Disiplin ASN dan Sinergi PHBI: Biro Pemkesra Sulbar Perkuat Pancadaya
Mamuju, TOKATA.id -Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat menjadi sorotan dua kegiatan penting pada Kamis (22/1/2026). Pertama, inspeksi mendadak (sidak) kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM) bersama Satpol PP dan Damkar Provinsi. Kedua, kunjungan Tim Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten untuk memperkuat koordinasi kegiatan keagamaan. Kedua peristiwa ini sejalan dengan Misi Pancadaya Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya pilar tata kelola profesional dan penguatan kehidupan sosial-keagamaan.
Sidak ASN bertujuan memantau kehadiran serta disiplin kerja sesuai peraturan perundang-undangan, sebagai bagian pembinaan internal untuk tingkatkan profesionalisme dan integritas. Kepala Biro Pemkesra, Murdanil didampingi Kepala Bagian Pemerintahan Muh. Dhany Sadry dan Plt. Kepala Subbagian Tata Usaha Burahim menyambut baik inisiatif ini.
“Kami menyambut baik sidak ini sebagai penguatan disiplin ASN dan implementasi Misi Pancadaya. Biro Pemkesra siap tindaklanjuti hasilnya untuk evaluasi kinerja,” ujar Murdanil. Ia menegaskan komitmen ASN Biro Pemkesra dalam tingkatkan pelayanan masyarakat, selaras visi kepemimpinan provinsi.
Sore harinya, Murdanil menerima Tim PHBI Kabupaten di ruang kerjanya. Kunjungan ini membahas rencana peringatan hari besar Islam, dengan harapan dukungan provinsi agar kegiatan berjalan tertib dan berdampak positif bagi pembinaan keimanan masyarakat.
“Pemprov Sulbar melalui Biro Pemkesra mendukung kegiatan keagamaan yang perkuat iman, persatuan, dan kebersamaan. Koordinasi ini krusial agar selaras kebijakan daerah,” tegas Murdanil. Dukungan ini, lanjutnya, bagian komitmen Pancadaya dalam pilar sosial-keagamaan dan SDM berkualitas, guna bangun harmoni sosial bukan sekadar seremoni.
Kedua kegiatan diharapkan dorong budaya kerja ASN yang disiplin, inklusif, serta pelayanan publik prima, wujud tata kelola efektif dan akuntabel di Sulawesi Barat. (*/Rigo Pramana)
