Sosial Media
0
News
    Home Dishub Sulbar Disiplin Evaluasi Hari Pertama JSM Kinerja Mamuju SDK Sulba

    Hari Pertama 2026: Dishub Sulbar Tegaskan Loyalitas pada Visi SDK-JSM

    7 min read

     



    "Di hari pertama kerja 2026, Dinas Perhubungan Sulawesi Barat (Dishub Sulbar) menggelorakan disiplin pegawai sebagai senjata utama mewujudkan visi Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (SDK-JSM), di tengah kritik lama soal keterlambatan birokrasi yang kerap menyulitkan masyarakat."


    Mamuju, TOKATA.id — Seperti phoenix yang bangkit dari abu tahun lama, Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Barat (Dishub Sulbar) membuka lembaran 2026 dengan sumpah disiplin pegawai. Pada Jumat (02/01), hari pertama masuk kerja, seluruh jajaran hadir tepat waktu, siap mengawal visi-misi Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (SDK-JSM) yang menjanjikan tata kelola perhubungan lebih lincah dan humanis.

    Kepala Dinas Perhubungan Sulbar, Amir A. Dado, memanfaatkan momen ini sebagai panggilan darurat bagi birokrasi yang sering terperangkap dalam kemacetan rutinitas. 

    "Ini bukan sekadar seremoni tahun baru, tapi komitmen konkret. Pegawai harus hadir on time, jalankan tugas fungsional dengan presisi, dan dukung penuh SDK-JSM serta loyalitas kepada pimpinan," tegas Amir di kantor dinas.

    Dalam nada kritis, Amir menyoroti disiplin sebagai pondasi utama pemerintahan profesional. 

    "Tanpa kedisiplinan, sektor perhubungan, dari darat, laut, hingga udara, hanya akan jadi mimpi basi. Kita harus cegah kelalaian yang selama ini bikin masyarakat antre berjam-jam di terminal atau pelabuhan," tambahnya, merujuk isu krusial seperti kemacetan di jalur Mamuju-Polewali dan keterlambatan kapal feri.

    Amir tak berhenti di peringatan. Ia mendorong koordinasi antarunit yang lebih erat, jaga integritas di tengah godaan korupsi, dan inovasi radikal untuk program prioritas provinsi, like digitalisasi tiket bus atau pengawasan drone untuk keselamatan penerbangan. 

    "Tahun 2026 harus jadi titik balik. Kinerja optimal bukan slogan, tapi dampak nyata: masyarakat bergerak lancar, ekonomi Sulbar berdenyut kencang," pungkasnya dengan semangat membara.

    Langkah ini diharapkan jadi obat mujarab bagi Dishub Sulbar yang kerap dikritik DPRD terkait anggaran mangkrak. Apakah ini momentum sejati, atau hanya hembusan angin Januari yang pudar di musim kemarau. (*/Rigo Pramana)

    Komentar
    Additional JS