Emas UHC untuk Sulbar: Suhardi Duka Pegang Surya Prestasi, tapi Tantangan Masih Mengintai
Mamuju, TOKATA.id - Seperti surya yang menerangi pelosok Sulawesi Barat, dedikasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam menjamin akses kesehatan meraih pengakuan nasional melalui UHC Awards 2026. Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka secara resmi menyambut trofi bergengsi itu di Jakarta, simbol keberhasilan memperluas kepesertaan JKN hingga nyaris menyeluruh.
" Sulawesi Barat menyabet penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 di Jakarta, bukti konkret cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) nyaris 100 persen, meski Gubernur Suhardi Duka tegas mengingatkan: tantangan kualitas fasilitas dan rujukan di pelosok masih jadi PR besar."
Penghargaan ini menandai pencapaian luar biasa: hampir setiap warga Sulbar kini terlindungi JKN, setara dengan standar nasional. Data resmi menunjukkan tingkat kepesertaan mencapai 99,8 persen tertinggi di wilayah timur Indonesia berkat alokasi anggaran kesehatan yang konsisten dan inovasi pendaftaran digital hingga desa terpencil. sesuai dengan Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat.
Dalam penampilan elegan berbaju batik motif emas, Suhardi Duka menggenggam trofi berbentuk surya. "Penghargaan ini dedikasi untuk rakyat Sulawesi Barat. Bukti nyata pemerintah hadir, tak ada lagi warga kesulitan layanan medis gara-gara biaya," tegasnya kepada pewarta.
Keberhasilan ini tak lepas dari strategi provinsi: subsidi premi JKN untuk masyarakat miskin, kampanye door-to-door di 192 desa terpencil, dan integrasi data dengan BPJS Kesehatan. Langkah itu selaras visi transformasi kesehatan nasional di bawah Kementerian Kesehatan, yang menargetkan pemerataan layanan.
Namun, di balik gemerlap prestasi, Suhardi Duka kritis terhadap jajarannya. "Tantangan ke depan besar: tingkatkan kualitas fasilitas puskesmas dan rumahkan rujukan yang rumit. JKN harus benar-benar optimal, bukan sekadar angka," pintanya tegas.
Kritik ini relevan, mengingat survei nasional 2025 mencatat 25 persen keluhan pasien Sulbar soal antrean panjang dan obat kurang di daerah pinggiran.
Dengan UHC Awards 2026, Sulawesi Barat mengukir posisi pelopor kesejahteraan kesehatan. Provinsi ini kini menjadi contoh bagi daerah lain, sekaligus panggilan untuk aksi lebih tegas guna wujudkan generasi sehat tanpa celah. (*/Rigo Pramana)
