Sosial Media
0
News
    Home BPKAD Sulbar Mamuju Pendapatan Sulbar UP

    Denyut Awal Anggaran 2026: BPKAD Sulbar Rapatkan Perhitungan UP Perangkat Daerah

    4 min read

     


    "Seperti denyut nadi yang menentukan kelincahan tubuh, Uang Persediaan (UP) Tahun Anggaran 2026 kini dihitung ketat oleh BPKAD Sulawesi Barat. Rapat intensif Senin (12/1) memastikan seluruh perangkat daerah tak tersandung birokrasi awal tahun, di bawah komando Gubernur Suhardi Duka."


    Mamuju, TOKATA.id - Rapat perhitungan UP digelar di Ruang Rapat Bidang Penatausahaan dan Kas Daerah, dipimpin Kepala Bidang Andi Kustia Hatta. Ia didampingi Kepala Sub Bidang Pengelolaan Kas Daerah dan Analis Keuangan Syaharuddin, plus staf teknis. Langkah ini langsung menjawab misi Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga: tata kelola akuntabel dan pelayanan dasar prima.

    Tujuannya tegas: proses pengajuan UP harus tepat, akurat, dan patuh regulasi. UP sebagai dana talangan awal jadi pondasi operasional program perangkat daerah, terutama triwulan pertama—tanpa itu, roda pelayanan bisa macet.

    Kepala BPKAD Sulbar, Mohammad Ali Chandra, menekankan esensi di balik angka-angka itu. "Perhitungan UP bukan sekadar rumus matematis, tapi cermin kesiapan kita mengelola keuangan daerah secara profesional," tegasnya. "Ketepatan di sini menentukan lancarnya anggaran dan pelayanan publik sepanjang 2026 jangan sampai kelalaian awal merusak momentum pembangunan."

    Kegiatan ini harapannya memaksa perangkat daerah paham tuntas mekanisme UP, hingga dokumen pengajuan rapi dan on-time. Komitmen bersama ini kian krusial di tengah tuntutan transparansi: keuangan daerah harus responsif, bukan birokratis kusut yang menyiksa masyarakat. (*/Rigo Pramana)

    Komentar
    Additional JS