Rapat Komite Beasiswa Sulbar, Sinkronisasi Data untuk Transparansi Penuh
"Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Barat turun tangan dalam rapat komite beasiswa Senin (15/12/2025), menyinkronkan data calon penerima untuk pastikan proses objektif dan transparan, sejalan misi Gubernur Suhardi Duka bangun aparatur kompeten di tengah kebutuhan pembangunan daerah yang kian mendesak."
Mamuju, TOKATA.id – Di tengah tuntutan pembangunan daerah yang tak kenal lelah, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Barat hadir penuh tekad dalam Rapat Komite Beasiswa Penetapan Penerima Beasiswa Kerja Sama, digelar Pemprov Sulbar di Ruang Rapat Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sulbar, Senin (15/12).
Kehadiran BKD diwakili Kepala Bidang Pengembangan Aparatur, Rini Lukita Sari, yang mewakili Kepala BKD Sulbar. Rapat ini jadi kelanjutan agenda sebelumnya, melibatkan perangkat daerah terkait, tim ahli, serta pemangku kepentingan pendidikan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Fokus utama: pembahasan mendalam dan sinkronisasi data calon penerima, demi jaminan proses yang objektif, transparan, serta akuntabel sesuai regulasi.
Rini Lukita Sari menekankan peran strategis program beasiswa ini sebagai senjata ampuh pengembangan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN). “Program ini diharapkan tingkatkan kompetensi dan kualifikasi aparatur, agar kontribusi mereka lebih optimal dukung kinerja pemerintahan dan pelayanan publik ke depan,” tegasnya, dengan nada optimis yang menjanjikan transformasi.
Lebih lanjut, ia hubungkan inisiatif ini langsung dengan visi Misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakilnya Salim S. Mengga: membentuk SDM unggul dan berkarakter, fondasi kokoh bagi kemajuan Sulbar.
Di sisi lain, Kepala BKD Sulbar, Herdin Ismail, dari tempat terpisah, perkuat komitmen lembaganya. “BKD Sulbar terus dukung program beasiswa kerja sama sebagai wujud bangun aparatur profesional, kompeten, dan berdaya saing—tepat guna penuhi kebutuhan pembangunan daerah,” ujarnya tegas, sinyal kuat bahwa birokrasi Sulbar tak lagi sekadar formalitas.
Langkah ini tak hanya formalitas rapat, melainkan pernyataan tegas BKD Sulbar soal peran aktifnya dorong kualitas SDM aparatur dan masyarakat lewat skema beasiswa kerja sama—harapan nyata di balik kata-kata, menanti hasil nyata di lapangan. (*/Rigo Pramana)
