Sosial Media
0
News
    Home Advertorial Air Minum BPBD Sulbar Mamuju Mitigasi Bencana Pelayanan Siap Siaga Treathment

    Water Treatment BPBD Sulbar Berhasil Uji Coba, Siap Distribusikan Air Layak Minum

    5 min read

     


    Mamuju, TOKATA.id - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan uji coba perdana pengolahan air menjadi air layak konsumsi menggunakan kendaraan water treatment BPBD, Rabu, (15/10). Uji coba ini dilaksanakan setelah mendapatkan rekomendasi kelayakan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju.

    Percobaan mencakup seluruh proses pengolahan, mulai penyaringan, sterilisasi, hingga distribusi, untuk memastikan efektivitas sistem dalam menghasilkan air sesuai standar kesehatan. Langkah ini menjadi persiapan penting sebelum kendaraan tersebut dimobilisasi secara luas sebagai penunjang kebutuhan air bersih masyarakat terdampak bencana di wilayah Sulbar.

    Pelaksana Tugas Kepala BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan bahwa uji coba ini mencerminkan komitmen BPBD dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan kemanusiaan di bidang penanggulangan bencana.

    “Kami bersyukur kendaraan water treatment telah mendapat rekomendasi dari Dinas Kesehatan dan hari ini berhasil diuji dengan hasil positif. Sistem bekerja optimal dan air yang dihasilkan memenuhi standar kesehatan. Ini akan menjadi solusi vital masyarakat yang terdampak bencana dan kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar Yasir Fattah tegas.

    Yasir menambahkan, kegiatan ini dijalankan atas arahan langsung Gubernur Sulbar Suhardi Duka, yang menuntut kesiapan penuh peralatan dan sumber daya dalam menghadapi risiko bencana.

    “Gubernur Suhardi Duka memberikan instruksi tegas agar seluruh sarana kebencanaan selalu siap dan berfungsi maksimal. Kendaraan water treatment ini adalah bukti nyata upaya kami memastikan penyediaan air bersih cepat dan aman bagi masyarakat terdampak,” ujar Yasir.

    Selanjutnya, BPBD Sulbar berencana menggelar simulasi pendistribusian air layak minum ke lokasi rawan bencana, sekaligus melakukan pelatihan teknis bagi anggota TRC dalam menghadapi kondisi lapangan. (*/Rigo Pramana)

    Additional JS