Sosial Media
0
News
    Home DPD IMM Sulbar DPP IMM Mamuju Sulbar Tanwir

    DPD IMM Sulbar Siap Tegaskan Peran Strategis di Tanwir XXXIII Malang

    13 min read

     


    Mamuju, TOKATA.id – Menjelang Tanwir XXXIII Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang akan berlangsung di Kota Malang pada 29-31 Oktober 2025, gairah kader dari berbagai daerah mulai menguat. Mengusung tema “Energi Kolektif untuk Negeri

    ,” Tanwir tahun ini diharapkan menjadi wahana konsolidasi ide dan panduan strategis bagi seluruh anggota IMM di Indonesia.

    Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Sulawesi Barat (Sulbar) menyiapkan delegasi terbaik untuk menghadiri forum tertinggi setelah Muktamar ini. Ketua Bidang Organisasi DPD IMM Sulbar, Arinil Hidayah, menegaskan bahwa Tanwir bukan sekadar acara formal, melainkan momentum krusial bagi daerah untuk memperkuat solidaritas organisasi di tingkat nasional.

    “Kesiapan kami tidak terbatas pada aspek teknis keberangkatan, tetapi juga menyusun laporan evaluasi enam bulan yang mendetail mengenai program kerja dan aktivitas, baik yang direncanakan maupun insidental, sesuai instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP),” ujarnya pada Senin (27/10/2025).

    Arinil menambahkan, seluruh kader IMM Sulbar telah melalui proses pembekalan intensif dan konsolidasi agar setiap wakil memahami esensi, tema besar Tanwir Malang, dan mampu mengartikulasikan isu strategis yang relevan dari daerah mereka.

    DPD IMM Sulbar memberikan perhatian serius pada penguatan kaderisasi dan pemberdayaan mahasiswa di wilayahnya. Tanwir dianggap sebagai platform vital untuk memperkuat jaringan antar daerah, berbagi best practices, serta merumuskan strategi kolektif menghadapi tantangan gerakan mahasiswa di era digital.

    “Kami berharap para peserta pulang bukan hanya dengan rasa lelah atau bangga, tetapi membawa tanggung jawab besar menularkan hasil Tanwir ke daerah masing-masing. Tanwir harus menjadi titik awal penguatan basis kader di cabang dan komisariat,” tegas Arinil.

    Selain persiapan teknis, koordinasi keberangkatan telah matang. Keikutsertaan DPD IMM Sulbar bukan simbol kehadiran semata, melainkan komitmen nyata menjaga eksistensi IMM sebagai gerakan intelektual dan moral mahasiswa Muhammadiyah.

    “Tanwir Malang bukan sekadar agenda nasional, melainkan kebangkitan kolektif. Kami hadir dengan semangat persaudaraan tinggi dan harapan IMM terus menjadi lokomotif perubahan di kalangan mahasiswa,” kata Arinil.

    Gagasan yang dibawa DPD IMM Sulbar di forum tersebut fokus pada penguatan organisasi, pengembangan keterampilan, militansi kader, serta evaluasi kritis terhadap gerakan IMM yang menurun responsivitasnya terhadap problematika sosial.

    “Kita harus jujur mengevaluasi arah pergerakan IMM. Militansi dan semangat praksis mahasiswa mulai pudar, aksi nyata di masyarakat semakin berkurang. Padahal, sebagai mahasiswa pergerakan, kita wajib berpijak pada advokasi dan aksi perjuangan yang konkret,” ucapnya.

    Dengan semangat tersebut, DPD IMM Sulbar menjadi representasi soliditas daerah yang menjadi fondasi kekuatan nasional IMM.


    Tentang IMM dan Tanwir

    Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) adalah organisasi mahasiswa Islam yang bergerak di bidang keagamaan, kemahasiswaan, dan kemasyarakatan. Sebagai organisasi otonom Muhammadiyah, IMM tersebar hampir di seluruh provinsi di Indonesia dengan ratusan cabang dan ribuan komisariat.

    Tanwir merupakan forum permusyawaratan tertinggi kedua setelah Muktamar, berfungsi strategis dalam mengonsolidasikan pusat IMM dan utusan Dewan Pimpinan Daerah di seluruh Indonesia. (*/Rigo Pramana)

    Komentar
    Additional JS