Sosial Media
0
News
    Home Advertorial BPBD Mamasa BPBD Sulbar Kajian Mitigasi Mamasa Resiko Bencana Sulbar

    Bupati Mamasa Buka Workshop Penyusunan Kajian Risiko Bencana, Fokus ke Pencegahan

    4 min read



    Mamasa, TOKATA.id  — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat menggelar Workshop II Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) di Kabupaten Mamasa, Selasa (14/10/2025). Kegiatan ini menegaskan komitmen bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam memperkuat ketangguhan menghadapi ancaman bencana seperti longsor, banjir, dan gempa bumi.

    Workshop yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati ini secara resmi dibuka oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, dan dihadiri oleh Forkopimda serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah setempat. BPBD Sulbar menugaskan Inaldy L.S. Silang, Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda, sebagai tenaga ahli teknis dalam penyusunan dokumen tersebut.

    Pelaksana Tugas Kepala BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya workshop ini dan menegaskan pentingnya dokumen KRB sebagai dasar kebijakan mitigasi dan perencanaan pembangunan berwawasan kebencanaan. “Dokumen ini harus komprehensif dan berbasis data lapangan, sehingga menjadi panduan strategis pengurangan risiko bencana serta kesiapsiagaan masyarakat," ujarnya.

    Langkah ini juga merupakan implementasi arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menginstruksikan sinergi optimal antara pemerintah provinsi dan kabupaten agar peta risiko bencana bisa digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan yang akurat dan tepat sasaran.

    Dengan tersusunnya Dokumen KRB Kabupaten Mamasa, pemerintah daerah diharapkan mampu memetakan potensi ancaman bencana secara detail dan meningkatkan efektivitas langkah mitigasi serta kesiapsiagaan masyarakat, khususnya di wilayah rawan bencana. (*/Rigo Pramana)

    Additional JS