Sosial Media
0
News
    Home Advertorial Daerah Ekonomi Sulbar Teknologi

    Pemerintah Sulbar Mantapkan Keamanan Siber Lewat Pembentukan TTIS di Provinsi dan Enam Kabupaten

    5 min read

     


    Mamuju, TOKATA.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memperkuat ketahanan digital pemerintahan dengan membentuk Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di tingkat provinsi serta enam kabupaten. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) dan dilakukan bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo) Sulawesi Barat, pada Senin (29/09).

    Plt. Kepala Dinas Kominfo Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menegaskan keberhasilan pembentukan TTIS hasil kolaborasi sinergis antar Diskominfo provinsi dan kabupaten. Ridwan menyampaikan bahwa pembentukan TTIS adalah pernyataan tegas Gubernur Sulbar Suhardi Duka atas urgensi keamanan siber di era digitalisasi pelayanan publik.

    "Keamanan siber bukan pilihan, melainkan kebutuhan wajib bagi pemerintah. Melalui TTIS, kami memastikan data publik terlindungi, layanan digital tetap stabil, dan kepercayaan masyarakat terjaga," ungkap Ridwan.

    Ridwan menambahkan TTIS akan diperkuat koordinasi aktif bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Kemenko Polhukam. "Jika sistem keamanan siber lemah, risiko kebocoran data dan gangguan layanan akan meningkat. Oleh sebab itu, kami harus bergerak cepat, tidak hanya di tingkat provinsi, tapi juga di seluruh kabupaten Sulbar," tegasnya.

    Melalui pembentukan TTIS, Sulbar menargetkan terciptanya sistem keamanan digital yang kokoh untuk mendukung transformasi pemerintahan berbasis elektronik sekaligus menekan potensi serangan siber yang dapat mengganggu pelayanan publik.

    Menurut catatan Persandian Pemprov Sulbar, hingga kini tiga TTIS resmi terdaftar di BSSN dan tergabung dalam Gov-CSIRT BSSN. Ketiga TTIS tersebut berada di Provinsi Sulawesi Barat, Kabupaten Polewali Mandar, dan Kabupaten Mamuju Tengah.

    Sedangkan empat kabupaten lainnya, yakni Mamuju, Majene, Mamasa, dan Pasangkayu, saat ini tengah dalam proses pembentukan dan registrasi TTIS. Ridwan menjamin Pemprov Sulbar akan memberikan pendampingan penuh agar proses pendaftaran di BSSN berjalan lancar. (*/Rigo Pramana)

    Additional JS