Wabah Campak di Pasangkayu, Dua Anak Meninggal, Dinkes Lakukan Vaksinasi Serentak di Desa Terdampak
Pasangkayu, TOKATA.id — Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu menangani dugaan wabah campak yang menyerang anak-anak di Desa Bulumparigi, Kecamatan Baras. Kasus teridentifikasi pada Kamis (21/5/2026), ketika beberapa anak menunjukkan gejala menyerupai campak dan dirawat di Puskesmas Baras.
Kepala Dinas Kesehatan, drg. Rukman, menyebutkan hingga Jumat (22/5) malam tercatat 12 anak dirawat dengan status suspek campak. “Masih suspek campak, Dinda,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Dinkes juga menerima laporan dua anak meninggal dengan gejala serupa yang belum sempat mendapatkan perawatan di puskesmas. “Ada, tapi belum sempat dirawat di puskesmas, dua orang,” katanya.
Berdasarkan laporan terbaru, kondisi pasien yang dirawat dalam keadaan stabil. “Tadi pagi dilaporkan dalam keadaan stabil semua,” kata drg. Rukman.
Untuk mencegah penyebaran, tim Dinas Kesehatan melakukan tracing terhadap kontak erat dan merencanakan imunisasi serentak di desa terdampak. “Langkah selanjutnya akan dilakukan imunisasi serentak untuk satu desa,” tambahnya.
Hingga kini kasus berstatus suspek dan terus dipantau real time oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu. Masyarakat diminta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan bila mengalami demam, ruam merah, batuk, atau gejala lain yang mengarah pada campak. (Rigo Pramana)
