Dari Makassar, Kadis Kesehatan Sulbar Gembleng Strategi Lawan Kompleksitas Pembangunan, Akankah Sekedar Teori Pejabat ?
Mamuju Tengah, TOKATA.id - Pelatihan ini bagian dari agenda Pemprov Sulbar di bawah Gubernur Suhardi Duka untuk tingkatkan kapasitas aparatur sipil negara. Bagi Nursyamsi, bukan sekadar rutinitas formal—ini ruang transformatif untuk rumuskan kebijakan inovatif dan adaptif.
“Ini kesempatan emas memperkuat kemampuan merumuskan kebijakan yang lebih inovatif dan adaptif, sekaligus tingkatkan efektivitas tata kelola organisasi,” tegasnya.
PKN Tingkat II khusus bekali pejabat pimpinan tinggi pratama dengan keterampilan strategis: kelola perubahan, kolaborasi lintas sektor, hingga dorong inovasi pelayanan publik. Harapannya, ilmu ini langsung ubah wajah kinerja DKPPKB, percepat pembangunan kesehatan Sulawesi Barat yang selama ini terhambat kompleksitas.
Pemprov Sulbar terus gencar dorong pengembangan kompetensi ASN, bangun tata kelola pemerintahan yang profesional, adaptif, dan berdaya saing seperti pohon kelapa yang kokoh menantang angin kencang. (*/Rigo Pramana)
