BREAKING NEWS

Inovasi dan Dedikasi Antar Posyandu Mamuju-Majene Raih Juara Tingkat Provinsi


 

Mamuju, TOKATA.id - Prestasi membanggakan diraih Yatmiati, kader Posyandu Anggrek, Desa Toabo, Kabupaten Mamuju, setelah ditetapkan sebagai Kader Posyandu Bidang Kesehatan Berprestasi Terbaik I Tingkat Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026.

Penetapan tersebut dilakukan di Mamuju pada 20 Agustus 2026. Berdasarkan keputusan itu, Yatmiati menempati peringkat pertama, disusul Fathiani, kader Posyandu Harapan, Desa Sarude, Kabupaten Pasangkayu, sebagai Terbaik II.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Yatmiati dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat melalui Posyandu.

Menurutnya, kader Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan yang berperan penting dalam mendekatkan layanan kepada keluarga dan masyarakat.

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh kader Posyandu di Sulawesi Barat untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Kader bukan hanya membantu pelayanan di Posyandu, tetapi juga menjadi penggerak masyarakat dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup sehat,” kata dr. Nursyamsi, Rabu, 26 Agustus 2026.

DKPPKB Sulbar berharap capaian Yatmiati dapat menginspirasi kader lainnya untuk terus berinovasi, meningkatkan kapasitas, dan memperkuat pelayanan Posyandu.

Penguatan peran kader dan Posyandu dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan kesehatan sekaligus mewujudkan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera, sebagaimana visi yang diusung Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka.

Di sisi lain, Posyandu Ujung Parappe, Desa Lalatedzong, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, berhasil meraih Terbaik I Lomba Posyandu Bidang Kesehatan Berprestasi Tingkat Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui kanal media sosial DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (25/8/2026).

Penetapan itu dilakukan di Mamuju pada 20 Agustus 2026. Dalam keputusan tersebut, Posyandu Ujung Parappe menempati peringkat pertama, disusul Posyandu Teratai Putih I, Desa Toabo, Kabupaten Mamuju, sebagai Terbaik II.

Keberhasilan Posyandu Ujung Parappe tidak terlepas dari beragam inovasi yang dikembangkan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Sejumlah inovasi tersebut antara lain Posyandu Arisan Mario Siola-Ola, Area Bermain Ramah Anak, grup WhatsApp “Satu Jari, Informasi Tiba”, pemberian penghargaan bagi ibu dan balita yang rutin datang ke Posyandu, serta Perpustakaan Mini Mario Siola-Ola.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat Desa Lalatedzong atas capaian tersebut.

Menurutnya, prestasi itu membuktikan bahwa Posyandu dapat tumbuh sebagai pusat pelayanan kesehatan sekaligus ruang pemberdayaan masyarakat yang inovatif dan dekat dengan keluarga.

DKPPKB Sulawesi Barat berharap prestasi Posyandu Ujung Parappe dapat menjadi inspirasi bagi Posyandu lainnya di enam kabupaten untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat inovasi, dan menghadirkan layanan yang semakin dekat dengan masyarakat.

Posyandu yang kuat akan melahirkan keluarga yang sehat dan masyarakat yang semakin sejahtera. Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera, sebagaimana visi yang diusung Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar