BREAKING NEWS

PUPR Sulbar Gelar Konfirmasi Teknis e-Laboroji untuk Perbaiki Kualitas Konstruksi

 


Mamuju, TOKATA.id — UPTD Laboratorium Pengujian Mutu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat menggelar konfirmasi teknis layanan e-Laboroji bersama rekanan dan konsultan pengawas di kantor UPTD, Senin 20 Juli 2026.

Kegiatan itu dimaksudkan memastikan seluruh proses pengujian mutu konstruksi berjalan sesuai ketentuan, sekaligus memperkuat pemahaman pelaksana proyek tentang pemanfaatan layanan laboratorium yang akuntabel, transparan, dan profesional.

Upaya ini sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani, serta mendorong pembangunan infrastruktur berkualitas, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat. Optimalisasi layanan laboratorium juga dianggap strategis untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan konstruksi sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pelayanan publik yang lebih baik.

Hadir dalam pertemuan perwakilan kontraktor CV. Sinar Saronde Lestari, Fajrin Abdillah, yang bertugas sebagai Petugas K3 pada proyek Pembangunan Jaringan Perpipaan SPAM IKK Topoyo. Tim konsultan pengawas dari CV. Makmur Sejati diwakili oleh Yushar sebagai Tim Leader. Keduanya mengikuti pembahasan teknis mengenai mekanisme layanan e-Laboroji, prosedur pengujian material, dan pemenuhan administrasi pelaksanaan konstruksi.

Kepala UPTD Laboratorium Pengujian Mutu Dinas PUPR Sulbar, Bau Maswat Dai, menekankan seluruh pelaksanaan pekerjaan harus berlandaskan regulasi dan standar teknis yang berlaku. Menurutnya, pengujian mutu bukan sekadar persyaratan administrasi, melainkan instrumen penting untuk menjamin mutu hasil pekerjaan. Ia juga mengingatkan penyedia jasa agar memenuhi kewajiban pembayaran layanan laboratorium tepat waktu sebagai bagian dukungan terhadap pencapaian target PAD Provinsi Sulawesi Barat.

“Kami berharap kontraktor dan konsultan pengawas melaksanakan setiap tahapan pekerjaan sesuai aturan. Pengujian mutu memastikan kualitas; pembayaran layanan laboratorium tepat waktu turut mendukung target PAD,” ujar Bau Maswat.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Barat, Surya Yuliawan Sarifuddin, menegaskan penguatan fungsi laboratorium merupakan bagian dari komitmen dinas untuk menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, kualitas konstruksi tercipta melalui kepatuhan terhadap standar teknis, pengawasan yang ketat, dan pemanfaatan layanan laboratorium secara optimal. Optimalisasi layanan ini juga berkontribusi pada peningkatan kinerja pelayanan publik dan PAD daerah.

Melalui kegiatan coaching dan konfirmasi teknis tersebut, Dinas PUPR Sulbar berharap terbangun sinergi kuat antara pemerintah, penyedia jasa konstruksi, dan konsultan pengawas. Dengan kolaborasi itu, setiap proyek infrastruktur di Sulawesi Barat diharapkan memenuhi standar mutu, memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat, dan mendukung tata kelola pembangunan yang profesional serta transparan. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar