BREAKING NEWS

Dari Asumsi ke Fakta, Sulbar Perkuat Basis Data untuk Basmi Kemiskinan Ekstrem

 


Mamuju, TOKATA.id – Seperti nahkoda yang memetakan lautan sebelum berlayar, Bapperida Sulawesi Barat mengukuhkan basis data pembangunan daerah melalui Nota Kesepakatan dengan Badan Pusat Statistik (BPS) RI. Ditandai pendampingan Kepala Bapperida Drs. Amujib, MM., bagi Gubernur Dr. H. Suhardi Duka, MM., dalam audiensi di Jakarta, Senin (13/4/2026), langkah ini jadi fondasi utama program PASTIPADU—gerakan terpadu basmi stunting, kemiskinan ekstrem, anak tak sekolah (ATS), dan perkawinan anak.

"Data akurat adalah peta jalan kami menyusun rencana pembangunan Sulbar," tegas Amujib usai pertemuan di Kantor Pusat BPS RI. "Tanpa validitasnya, kebijakan PASTIPADU berisiko meleset, intervensi pemerintah tak tembus ke warga yang paling membutuhkan."

Kolaborasi ini minimalkan ketimpangan data lapangan, pastikan bantuan tepat sasaran. Gubernur Suhardi Duka menegaskan data BPS sebagai rujukan tunggal era kepemimpinannya. Meski ekonomi Sulbar 2025 tumbuh di atas rata-rata nasional, kemiskinan 10,18 persen tetap "pekerjaan rumah" yang butuh presisi tinggi.

"Keputusan tak lagi boleh lahir dari asumsi, tapi fakta data resmi," ujarnya.

Dihadiri Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti dan jajaran, pertemuan tutup komitmen aksi nyata: percepat kesejahteraan, termasuk hilirisasi kakao sebagai tulang punggung rakyat. Sulawesi Barat kini berpijak kokoh menuju kemajuan berbasis data—bukan janji kosong, tapi langkah nyata wujudkan negeri sejahtera. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar